Kamis, 04 April 2019

Published April 04, 2019 by with 0 comment

Titip Rindu untuk Bapak


Aku bertanya pada Bapak tentang kesepian yang ia simpan

"Setelah kelahiran mu, tidak ada lagi sepi dalam hidup bapak." tuturnya perlahan.

Binar matanya sungguh elok
Tawa dan senyumnya begitu tulus
Peluk dan dekap hangatnya selalu menenangkan
Begitu raga itu berirama

Cinta yang teramat sangat, membuat kami terikat
Kasihnya yang begitu mendalam, membuat kami merindu
Nyanyian tatkala pagi dan siang, masih tergiang
Jelas dan nyata

Aku suka sekali di gendong pundak
Dan
Adik lelaki suka sekali bersepeda dengan bapak

"Duduk di depan ya, bapak di belakang." tuturnya sembari mengayuh sepeda.

Kami yang selalu merindu
Kami yang selalu mengingat
Dan
Kami yang tak akan pernah lupa merapal doa-doa, semoga bapak bahagia dan sehat disana
Beribu maaf belum sempat terucap, semoga kelak kau berkenan memberinya

Dari kami,
Keluarga

Semoga bisa kembali berkumpul, kelak dan selamanya.
Amiin

April 2019, enam puluh dua hari kepergian bapak.
san.

0 komentar: