Senin, 01 April 2019

Published April 01, 2019 by with 0 comment

Semua akan baik-baik saja.


"Semua akan baik-baik saja."

Beberapa waktu lalu, langit kembali bersih. Biru, tak ada awan yang menghiasinya. Beberapa waktu lalu. Tidak ada yang pernah tahu berapa lama langit akan bertahan memberi terang. Lalu, sesaat setelahnya, warna biru yang bersih tergantikan oleh warna gelap, hitam legam. Seolah menandakan langit sedang menahan sesuatu yang teramat berat di atas sana. Di barengi dengan petir, akhirnya tetesan air menghujam ke bumi. Deras, makin deras.

Kita, manusia mendongak ke atas.

"Sedang apa gerangan di atas sana? Warnanya begitu mengerikan. Gemuruhnya makin mencekam."

Ada seorang ibu-ibu sedang menunggu bus di sisi jalan. Menggendong seorang anak perempuan, yang terlihat ketakutan kerana petir dan gemuruh langit.

"Tak apa nak. Itu hanya hujan."
"Tapi suaranya keras sekali ibu."
"Itu namanya guntur, teman dari hujan. Biasanya mereka berjalan beriringan nak. Sedikit menakutkan, tapi dia tidak akan menyakiti mu."
"Benarkah ibu?"
"Iya, semua akan baik-baik saja."

Ibu paruh baya itu mendekap putri kecilnya makin erat. Hujan makin deras. Tidak ada bus atau pun kendaraan lewat. Mereka masih berteduh di pinggir jalan, dengan payung seadanya.

"Ah, sial." 

Terlihat seorang anak muda memakai baju hitam putih basah kuyup, berdua. Sepasang muda mudi yang sepertinya sedang berjuang untuk melanjutkan hidup, pelamar kerja.

"Kenapa musti hujan? Wawancara hari ini bakal batal! Ini, kesempatan emas. Hujan sialan!" lelaki muda mengumpat.

"Kau tenang saja, semua akan baik-baik saja. Jika tidak hari ini, mungkin esok terganti." lanjut seorang perempuan muda.

Kembali, seolah dengan kalimat semua akan baik-baik saja, akan memperbaiki keadaan seperti apapun. Jika kau tahu, itu mungkin memang hanya kalimat penenang, sesaat. Namun jelas, efek dari kalimat itu benar bisa kita rasakan.

Semua akan baik-baik saja. Akan kembali normal seperti semula.

Setidaknya, itu menenangkan untuk beberapa waktu. Meski entah, kenyataan apa yang akan kau hadapi setelahnya. Semuanya memang akan baik-baik saja, keadaan serumit apapun selalu memiliki tujuan. Sekalipun kau tak pernah tahu apa tujuan dari semua hal itu.

Tuhan selalu memiliki tujuan kan?

0 komentar: