Rabu, 06 Maret 2019

Published Maret 06, 2019 by with 0 comment

Pukul Dua Lewat Lima Pagi


Pukul dua lewat lima pagi
Gemericik tetes air makin terasa
Terbangun kala itu
Entah kenapa
Entah mengapa

Namun,
Yang selalu teringat kala aku terjaga
Adalah kamu

Suara hujan makin terdengar, jelas
Seperti kenang yang membekas

Ingatan itu masih ada
Hingga kini
Sampai nanti

Aku tak tahu lagi harus seperti apa
Jalan ini semakin saja buntu
Sepertinya
Meski aku meyakini, bahwa Tuhan akan membukakan nantinya
Entah kapan

Pukul dua lewat lima pagi
Kembali aku  mendekat
Pada Dia yang Mencipta
Pada Dia yang Memberi

Kembali aku mengadu
Setelah pelarian panjang

Pukul dua lewat lima pagi
Kembali menjadi waktu sakral
Tempat ku kembali
Tempat ku berpulang

Pada pemilik hidup
Dan kematian

Pukul dua lewat lima pagi
Ingatan pertama ku tentang bapak
Kemudian kamu
Kemudian Tuhan

Pukul dua lewat lima pagi
Aku kembali terjaga, dari mimpi-mimpi panjang

Pukul dua lewat lima pagi
Aku kembali

06 Maret 2019

san.

0 komentar: