Sabtu, 24 November 2018

Published November 24, 2018 by with 0 comment

Kenapa Gabung di BPN?

"Apa alasan kamu gabung di Blogger Perempuan Networking?"

‌Kenyataan jika aku belum menemukan teman dengan hobi yang sama adalah realitas. Kenyataan kalo negara kita darurat membaca aku rasa memang bukan isapan jempol semata. Semakin canggih era digital saat ini, sangat membantu aku mencari teman baru yang mempunyai passion dibidang yang sama.  

"Surround yourself with people who have dreams, desire, and ambition: they’ll help you push for and realize your own" -kutipan dari blog anditapr.com

Enggak salah, kalo kita belum ketemu dengan orang-orang yang sebenarnya ingin kita kenal. Enggak salah juga masih banyak orang yang melihat kesukaan ini sebagai hobi yang 'sok' atau hobi yang terlalu muluk-muluk, atau hobi yang terlalu intelek, atau lagi hobi yang masih minoritas di beberapa daerah. Yah, kenyataanya memang seperti itu. Menulis dan utamanya membaca masih dianggap sebagai hal yang hanya boleh dipunyai bagi mereka yang pintar, cerdas, dan mungkin bisa juga hanya untuk orang yang memang enggak punya kesibukan. Ada sebagian yang menilai demikian, demikian. Aku merasakannya sendiri. Tidak salah, itu tidak salah. Karena masing-masing orang punya cara pandang masing-masing. Nha, yang salah kalo kita maksain orang lain buat paham dan mengerti.
Realitanya aku belum mempunyai banyak teman di dunia nyata yang sepaham dan sehobi. Sedangkan aku mau dan ingin menyeriusi perihal ini, ngeblog. Otomatis dengan sendirinya aku mencari tahu. Melakukan blog walking ke sesama blogger, ngebuat aku banyak belajar, banyak kenalan dengan orang-orang baru, dengan orang-orang yang punya minat yang sama, orang-orang dengan energi positif yang aku rasakan.
Lalu tahu BPN darimana? Darimana lagi kalo bukan hasil dari blog walking. Banyak blogger yang sudah lebih dulu melalang buana di dunia perbloggeran. Dari sini aku mulai mengenal berbagai macam komunitas blogger. Dan itu bejibun, buanyak buanget. Salah satunya ya, BPN ini.
Awal tertarik? Sederhana. Aku jatuh cinta sama logo Blogger Perempuan Networking. XD
Perempuan banget dan feminim gitu,
"Wah, kalo aku pajang di blog makin ngebuat blog aku jadi kece kayak gini kali ya?" Wkwk.
Begitulah, alasan macam apa ini sebenarnya?😂
Seiring berjalannya waktu, mengikuti komunitas ini menjadi semacam kebutuhan. Karena melalui BPN ini, aku mengenal hal-hal baru perihal blogger, berkenalan dengan orang-orang yang mempunyai minat yang sama. Bertemu dengan seseorang yang mempunyai energi yang belum aku temukan sebelumnya, membuat kita juga makin semangat dan terpacu untuk mengikutinya. Tanpa kita sadari.
Awal mau gabung ke komunitas ini juga mikir seribu kali.
"Duh, ini komunitas besar. Dan pasti udah profesional semua jadi blogger."
Aku tuh minder tauk. Tapi mau sampai kapan ya kan? Padahal gabung ke komunitas seperti ini itu wajib, biar makin berkembang blognya. Benar saja, setelah gabung aku memang lebih suka jadi silent reader. Pernah beberapa kali ikut nimbrung juga ding, tapi lebih banyak jadi silent reader. Jadi silent reader saja menyenangkan, aku jadi tahu masalah apa saja yang sering dialami blogger dan gimana cara nyelesaiinnya, dan hal semacam ini membantu sekali untuk blogger pemula seperti diriku. Kusuka, kucinta, seperti aku mencintainya.*eh

Jadi, intinya, kenapa gabung di BPN? Ya, selain karena aku perempuan juga karena ini komunitas yang memang selama ini aku butuhkan, dan tentu, sebagai perempuan rasanya persamaan gender membuat aku sangat nyaman ikut komunitas ini. Meski sampai sekarang aku belum pernah ikutan acara offline yang diadakan BPN, di Klaten belum ada komunitasnya. Misal ngadain di Jogja atau Solo, aku mau dateng. Mbak shintaries semoga mau ngadain di dua daerah ini. 🤗

0 komentar: