Selasa, 20 November 2018

Published November 20, 2018 by with 11 comments

5 Alasan Kenapa Menulis Blog


Kenapa menulis blog?
Menulis menjadi bagian penting dalam hidup saya. Orang introvert seperti saya biasanya lebih suka menyimpan sesuatu rapat-rapat. Padahal kita tahu yang namanya emosi harus dikeluarkan. Jika tidak, mungkin  bisa menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja. Tidak harus dengan bercerita melalui suara bukan? Menulis menjadi alternatif untuk orang-orang seperti saya.
Awal mulai menulis dimulai dari menulis buku harian. Hingga usia saya yang mau menginjak 2* sekian (sensor) 😂, entah sudah berapa buku tulis yang saya habiskan untuk menulis buku harian. Selain menulis, hobi saya adalah membaca. Membaca apa saja yang menarik minat saya. Mulai dari buku-buku, artikel, dan yang sedang saya tekuni saat ini, blog. Yah, membaca berbagai macam hal nyatanya membuat saya merasa kerdil akan ilmu dan semakin haus untuk mencari tahu.
Lalu apa hubungannya sama blog? Baiklah, beberapa alasan dibawah ini saya ngeblog.

1. Hobi Menulis
Hobi menulis sejak duduk di bangku SD, sejauh yang saya ingat. Meski waktu itu hanya menulis buku harian. Semakin beranjak dewasa, hobi menulis tidak turun malah semakin menggebu. Menulis untuk saya sendiri seperti sebuah terapi. Terapi untuk tetap waras menjalani hidup yang tidak pernah mulus. Dalam ilmu psikologi menulis memang bisa menjadi semacam terapi  menyembuhkan jiwa yang sedang 'sakit'. Untuk makhluk-makhluk introvert, saya yakin pasti bisa merasakan hal demikian.

2. Pengen Hobi Jadi Profesi
Kalian pernah nggak punya impian kerja dari hobi? Kalau saya sendiri, ini semacam impian. Mengusahakan menulis bisa menjadi profesi? Kenapa enggak ye kan. Sebenarnya awal belajar menulis profesional ketika saya punya impian bisa menerbitkan buku saya sendiri. Ini tentu berawal saat saya suka membaca berbagai macam novel, alhasil saya jadi menekuni dunia literasi lebih dalam lagi. Tidak hanya menulis buku harian, menulis mulai merambah ke sebuah karya yang bisa dinikmati semua orang. Menulis cerpen, opini, artikel dan novel (meski untuk novel belum ada yang terealisasi. ) Membaca dan menulis adalah dua hal yang berkesinambungan. Ketika kita banyak membaca, maka semakin mudah kita menulis. Atau sebaliknya, semakin kita sedikit membaca maka kemampuan menulis juga bisa menurun. Saya pun merasakannya sendiri.
Setelah gagal mengikuti berbagai macam lomba kepenulisan seperti lomba buat novel, cerpen, puisi dan lain sebagainya membuat saya ingin menyerah saja. Huhu. Enggak mudah memang bisa tembus ke sebuah media. Lalu saya mulai meninggalkan tulisan fiksi saya di draft. Saya mencari sesuatu yang menurut saya lebih mudah dan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah melalui menulis. Dan akhirnya ketemu, ngeblog. Dan nyatanya ngeblog pun tak semudah membalikkan telapak tangan.

3. Menghasilkan Pemasukan
Awal mula kenalan sama blog yaitu dari blog mbak inokari. Aku tahu mbak inokari juga dari sosmed hlo, belum pernah ketemu dan udah ngefans. Gegara dia dulu kuters sama kayak saya. Pemburu hadiah di sosmed. 😅 Kenalan formal sama mbak satu ini emang nggak pernah, ujug-ujug aku komen, ujug-ujug SKSD. Dan tetiba mbak inokari buat blog, wuih ku jadi suka berkunjung. Coba lihat blognya disini.
 Nha, mulai dari sini aku juga makin tertarik karena ternyata banyak banget lomba yang bisa diikuti. Yah, namanya juga kuters ye kan, ada kompetisi dikit langsung tertarik, apalagi ngeliat hadiah yang terpampang. 😅 Persyaratan pertama ikut lomba blog tentunya punya blog sendiri. Alhasil, aku pun coba buat. Dan menekuni hingga kini. Sampai memberanikan diri beli domain dengan nama sendiri, gilak sih. Ya gimana enggak, tulisanku masih remeh temeh kayak remukan gorengan udah berani beli domain. 😅
Cerita sedikit nih, kenapa memberanikan diri beli domain, padahal tulisan juga masih acak adul. Alasannya adalah adsense yang saya ajukan ke google diterima. Yay, alhamdulillah. Jadi makin semangat ngeblog ye kan, kali aja beneran bisa jadi blogger dan dapet duit dari ini. Amiin. Iya, aminin aja, semoga beneran. Dan semoga doa baik kembali ke kamu juga yang sudah mengamini. 😍

4. Ngeblog Untuk Berbagi
Selain curhat dan ikutan lomba, ternyata manfaat blog masih banyak. Selain curhat untuk mengeluarkan uneg-uneg, ikutan giveaway, ikutan lomba biar dapet hadiah, ngeblog menjadi cara saya untuk berbagi pengalaman dan informasi. Meski untuk berbagi informasi sendiri, saya rasa blog ini belum sejauh itu. Berbagi pengalaman dengan pembaca. Siapa tahu apa-apa yang dituliskan disini bisa membuat orang lain sedikit mendapat pencerahan atau bahagia, semoga saja ye kan. Siapa tahu ada orang yang sedang mengalami hal yang sama dari cerita yang kita bagikan. Siapa tahu membantu seseorang untuk merasakan tidak hidup seorang diri. Efek dari menulis memang bisa sedahsyat itu kan? Terbukti dari makin banyaknya quote-quote yang bertebaran di dunia maya, yang kadang bisa menjadi pemicu seseorang untuk semangat, untuk bahagia, untuk tersenyum dan energi positif lainnya. Siapa tahu. 

5. Sebagai Wadah Rekam Jejak Abadi
Sering nulis curhatan receh di blog? Enggak papa, itu pertanda kita manusia biasa yang butuh ngeluarin uneg-uneg. Curhatan receh nyatanya bisa mendatangkan bahagia nantinya hlo. Kok bisa? Tanpa sadar ketika kita menulis sesuatu disini, itu akan menjadi keabadian. Menjadi semacam draft yang tidak bisa hilang. Dan  mungkin tiga sampai empat tahun lagi dengan mudah bisa kita intip lagi, apa aja sih yang pernah kita tulis disini. Misal pernah pergi ke suatu tempat, terus kita tuangkan, secara tidak langsung kita sudah memindahkan kenangan dengan cara yang lebih mendetail. 

"Oh, iya ya, dulu aku pernah kesana."
"Duh, kok aku pernah se-alay ini sih?"

Kan, mendadak jadi malu sendiri dengan ke-alayan pada jamannya. 😂 Ini menjadi bahagia yang sederhana bukan?
Menulis adalah keabadian. Termasuk mengabadikan ke-norak-an, ke-alay-an dan kegajelasan yang hqq. ðŸĪĢ
Meski begitu, menulis di blog menjadi tempat rekam jejak yang menyenangkan.

Kalo untuk teman-teman sendiri, apa alasan kalian ngeblog? Boleh share jawaban di kolom komentar ya. :)

11 komentar:

Intan Novriza Kamala Sari mengatakan...

Aw! Makasih ya sudah sering mampir ke blog. Toss! Mantan kuter yg akhirnya ngeblog hihi. Semoga bisa tetap produktif. Semangat! :)

Yulia Marza mengatakan...

Suka ama semua alasan ngeblognya mbak. Yang pasti ada rskam jejak buat anak cucu nantinya.

Okti mengatakan...

Blog TLD kalau mau abadi harus selalu diperpanjang ya. Persiapkan sejak dini seandainya kita tiada

Syamsi Nur Hayati mengatakan...

Semua emang perlu diabadikan ya say 😄😀

Nyi Penengah Dewanti mengatakan...

Aku setuju semua dengan pendapatmu Mba. Selamat juga di ACC Ads semakin semangat ya mba. Aku juga swdsed belajar meningkatkan kemampuan ngeblog, dari belajar konsisten menulis dulu. Alhamdulillah ada BPN Challenge ini.

Ratri Anugrah mengatakan...

Sebagian sama ya. Berawal dari kesukaan menulis. Aku juga introvert nih mba. Kaget banget waktu bisa dapet duit lumayan dari blog ðŸĪŠ Dulu tujuan awalnya kan bukan itu

Heni Prasetyorini mengatakan...

karena ngeblog, intorvert jadi kepaksa berubah lho mbak. Itu saya hahaha.
Akhirnya jadi ambivert deh.
Blog emang ajaib. Bisa mengubah orang

andyhardiyanti mengatakan...

Banyak mbak. Di postingan terbaru saya, total ada 10 alasan kenapa saya menulis blog. Sebagian besar pastinya sama. Dari alasan yang paling konyol, sampai yang serius. Hihihi

miyosi mengatakan...

Ehm... rata2 alasan ngeblog memang untuk mengekspresikan diri y
Penghasilan adalah efek
Iyes mb

Lya mengatakan...

alasan ke empat bagian biar dapat hadiah jadi bikin kontrass dengann dicoret begitu , hehehe...
Kalo aku sih selalu berharap dapat hadiah sih mbak, hadiah barang, hadiah ilmu, hadiah ketemu orang onspiratif, hadiah momen yang tak terlupakan dan hadiah yang lain..(maruk banget!)

btw salam kenal ya mbak ^^

Okti mengatakan...

Tetap semangat menulis Mbak. Semoga ada manfaat dari apa yang kita tulis ini. Amin...